“Undang-undangnya sangat simpel: semua diputuskan oleh menteri untuk melihat apakah ada sesuatu yang terjadi yang dapat menyebabkan hilangnya gelar kehormatan,” ujar Marcelo Rebelo de Sousa, mengutip dari Football Espana, Sabtu (26/1/2019).
“Kami akan memberi kesempatan kepada mereka yang memiliki kekuatan hukum untuk melakukannya dan melihat apakah undang-undang itu berlaku atau tidak untuk kasus seperti ini,” imbuh pria berusia 70 tahun itu.
Pernyataan berbeda disampaikan oleh pemimpin di Madeira, tanah kelahiran Ronaldo, Miguel Albuquerque. Ia mengatakan, di pulau tersebut status Ronaldo tidak akan berubah, yaitu seorang yang baik dan bukan penjahat. Sebab, Ronaldo adalah orang dengan kedudukan paling tinggi di Portugal.
(Fetra Hariandja)