“Saya berbicara dengan Pep Guardiola, mantan pelatih saya di Barcelona. Dia berkata: ‘Saya punya pemain di tim saya yang bisa bermain di posisi apa pun - sungguh!’ Saya bertanya kepadanya, 'Siapa bocah itu?' Kemudian dia memberi tahu saya sesuatu tentang seorang pria bernama Kimmich yang sejujurnya tidak pernah saya dengar,” beber Xavi, menukil dari Sport Bild, Rabu (16/1/2019).
"Sejak hari itu, saya mengikuti karier Kimmich. Lagipula, Pep tidak mengatakan hal-hal seperti itu tanpa alasan. Ketika saya melihat dia bermain, saya langsung tahu bahwa dia bisa menjadi pemain hebat. Joshua adalah masa kini dan masa depan FC Bayern dan Timnas Jerman. Dia benar-benar bisa bermain di posisi apa pun. Dengan gaya bermainnya, dia akan menjadi pemain yang sempurna untuk FC Barcelona," tandas Xavi.
(Fetra Hariandja)