“Untuk beberapa bulan, semuanya kehilangan arti. Sepertinya tidak ada orang yang peduli tentang pribadi saya karena mereka lebih peduli pada profesi saya. Rasanya seperti semua orang menanyakan soal Buffon, bukan Gigi,” tutur Gianluigi Buffon, dilansir dari BBC, Rabu (9/1/2019).
“Suatu waktu saya meminta pelatih kiper Ivano Bordon untuk menyuruh Antonio Chimenti (kiper cadangan) melakukan pemanasan dan bermain. Saat itu saya benar-benar panik dan tidak punya keinginan untuk bermain. Jika tidak melalui pengalaman seperti itu, saya mungkin tidak akan pernah bisa keluar dari momen buruk,” imbuh pengoleksi 656 penampilan bersama Juventus itu.
Untung saja rasa depresi itu bisa diatasi sehingga Gianluigi Buffon melegenda sebagai kiper berkelas dunia. Ia mengantarkan Juventus meraih sembilan trofi Liga Italia dalam 17 tahun, termasuk tujuh kali beruntun sejak musim 2011-2012.
(Fetra Hariandja)