“Dia (Perez) hanya melihat saya sebagai rekan bisnis saja. Saya tahu hal itu. Apa yang selalu dia katakan kepada saya tidak berasal dari hati. Saya merasakannya ketika berada di klub, terutama dari presiden (Madrid). Mereka sudah tak memperlakukan saya seperti awal saya memulai di sini,” jelas Ronaldo, mengutip dari Sportskeeda, Selasa (30/10/2018).
“Dalam empat atau lima tahun di sana (Madrid), saya merasakan bagaimana rasanya menjadi Cristiano Ronaldo. Setelah itu, bila presiden menatap saya melalui matanya, yang terlihat dia tidak mengatakan hal yang sama lagi. Seolah-olah saya tidak lagi diperlukan untuk mereka. Anda pasti tahu apa yag saya maksud,” tutup pemain berusia 33 tahun itu.
(Rivan Nasri Rachman)