Mereka melakukannya untuk satu hal, yakni menghindari pajak besar yang ditetapkan pemerintah Spanyol. Karena itulah, pada akhirnya Ronaldo memutuskan meninggalkan Spanyol dan memilih melanjutkan karier di Italia bersama Juventus.
Di Italia, Ronaldo hanya diwajibkan membayar denda sebesar 100 ribu euro (Rp1,7 miliar) per tahun. Hal itu berbeda dengan di Spanyol yang setidaknya Ronaldo harus mengeluarkan 3,5 juta euro (Rp60,6 miliar) per tahun.
(Maduro sindir Ronaldo. Foto: REUTERS)
“Penggelapan pajak adalah salah satu kejahatan paling serius di Amerika Serikat dan Eropa. Lihatlah Cristiano Ronaldo yang memutuskan meninggalkan Spanyol, setelah membayar pajak tidak sesuai yang ditetapkan pemerintah Spanyol. Hal itulah mengapa ia berisiko untuk dipenjara,” kata Maduro mengutip dari Calciomercato, Jumat (7/9/2018).
(Ramdani Bur)