Di setiap partai final Liga Champions yang dilakoni, semua terasa istimewa bagi ayah Luca Zidane tersebut. Pada 2015-2016, Madrid mengalahkan Atletico Madrid via adu penalti. Disebut istimewa karena Atletico merupakan rival satu kota Madrid.
Kemudian pada 2016-2017, Madrid mengalahkan Juventus 4-1, yang mana Bianconeri –julukan Juventus– merupakan eks klub Zidane. Kemudian pada 2017-2018, Zidane mengantarkan Madrid menundukkan Liverpool di partai puncak, sekaligus menjadi penutup kiprahnya bersama klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut.
(Ronaldo saat bobol gawang Juventus di final Liga Champions 2016-2017. Foto: AFP)
“Tiga titel Liga Champions yang saya raih sangat fantastis. Pertama saya meraihnya di musim pertama bertugas sebagai pelatih. Kedua, kami menghadapi Juventus dan tampil luar biasa di babak kedua pertandingan. Selanjutnya yang ketiga merupakan penutup dari tiga musim saya bersama Real Madrid,” kata Zidane mengutip dari Football Italia, Kamis (6/9/2018).
(Ramdani Bur)