Striker Idaman versi Luis Milla

Bagas Abdiel, Jurnalis
Jum'at 04 Mei 2018 07:18 WIB
Luis Milla dan Skuad Timnas Indonesia U-23 (Foto: Antara)
Share :

BOGOR – Lini depan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 memang menjadi sorotan nyata saat mengikuti kompetisi PSSI Anniversary Cup 2018. Betapa tidak, tak ada satu pun gol yang tercipta bagi kubu Indonesia dari tiga laga yang dijalani.

Meski menelan satu kekalahan dan dua kali imbang, tapi ketajaman lini depan Garuda Muda –julukan Timnas Indonesia U-23– masih dipertanyakan. Dua penyerang murni yang dibawa Indonesia pada turnamen tersebut tak bisa berbuat banyak.

Lerby Eliandry Pong Babu yang tampil dua kali sebagai starting Timnas Indonesia saat melawan Bahrain dan Uzbekistan tak mampu berbuat apa-apa. Begitu pun dengan Ilija Spasojevic yang turun di pertandingan melawan Korea Utara masih belum mampu menjebol gawang lawannya.

Baca juga Kepuasan Luis Milla pada Timnas Indonesia U-23 di PSSI Anniversary Cup 2018

Pada pertandingan melawan Bahrain, Garuda Muda terpaksa menyerah dengan skor akhir 0-1. Sedangkan melawan Korea Utara dan Uzbekistan laga harus berakhir dengan imbang 0-0. Pelatih Timnas Indonesia U-23 yakni Luis Milla pun menyadari akan kekurangan tersebut.

Sebagai seorang pelatih tentunya Luis Milla memiliki beberapa kriteria tertentu setelah beberapa kali memanggil sejumlah striker untuk mengisi skuadnya. Hal yang paling utama menurutnya adalah striker tersebut harus bisa mencetak gol dan bisa beradaptasi dengan cepat.

“(Striker) yang saya suka adalah yang bisa cetak gol dan yang bisa beradaptasi cepat dengan permainan tim. Kami sudah membawa penyerang (masuk dalam Timnas) dan sudah dilihat. Bulan depan TC (Pemusatan Latihan) berikutnya pada Juni, kami akan lihat lagi di Liga selama bulan Mei siapa yang bisa kami bawa,” ungkap Luis Milla, seusai pertandingan melawan Uzbekistan.

 Tetapi bukan hal mudah bagi Luis Milla untuk mendapat striker yang cocok mengisi skuadnya. Setelah beberapa kali membongkar pasang skuadnya pada lini depan, pelatih berpaspor Spanyol itu akan mengambil sikap untuk memilih striker yang tepat untuk skuad Garuda Muda. Tentu saja perbaikan demi perbaikan akan terus dilakukan.

“Idenya adalah sebulan ke depan liga mulai dan anak-anak saya kembali ke klub masing-masing, tapi saya akan tetap pantau mereka. Di Indonesia saya ingin katakan ada hal yang harus diperbaiki di sepakbola Indonesia,” tambahnya.

“Ada sepakbola lain yang belum dipelajari anak-anak kita karena kurangnya proses. Ada sepakbola lain yang mungkin di negara saya diajarkan ketika mereka masih muda melalui kompetisi dan kami akan mencoba perbaiki itu,” lanjutnya.

“Juni adalah TC berikutnya. Tidak bisa saya jelaskan tanggal berapa pastinya. Kami butuh koordinasi dengan PSSI. Setelah Juni juga akan ada TC sebelum kompetisi dimulai. Uji coba akan dilakukan pada Juni dan sebelum Agustus,” tutupnya.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya