DARI 10 besar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Champions, pesepakbola asal Eropa mendominasi dengan diwakili delapan nama. Sebut saja Cristiano Ronaldo (Portugal), Raul Gonzales (Spanyol), Ruud van Nistelrooy (Belanda), Karim Benzema (Prancis), Thierry Henry (Prancis), Andriy Shevchenko (Ukraina), Zlatan Ibrahimovic (Swedia) dan Eusebio (Portugal).
Lantas, dari negara mana dua pesepakbola lain yang mengisi posisi 10 besar? Argentina adalah jawabannya. Lionel Messi dan Alfredo Di Stefano (Argentina-Spanyol) yang membawa harum skuad La Albiceleste –julukan Timnas Argentina.
Di Stefano tampil di Liga Champions (dulu bernama Piala Champions) dalam kurun 1955-1964. Dalam periode itu, mantan bomber Real Madrid mengemas 49 gol dari 58 penampilan.
BACA JUGA: SOCCERPEDIA: Beranjak dari Kualifikasi III, Barcelona Juara Liga Champions 2008-2009
Bagaimana dengan La Pulga –julukan Messi? Catatan Messi jauh lebih baik dari Di Stefano. Tampil di Liga Champions bersama Barcelona sejak 2005, Messi telah mengemas 96 gol dari 116 penampilan.
Namun, koleksi gol Messi bukanlah yang terbanyak. Ia masih kalah dari Ronaldo yang mencetak 110 gol dari 142 pertandingan. Meski begitu, peluang Messi melewati Ronaldo masih terbuka.
Sebab usia Messi dua tahun lebih muda dari sang rival. Dengan begitu, Messi masih memiliki karier yang lebih panjang ketimbang Ronaldo yang mencetak satu gol saat Real Madrid ditahan Tottenham Hotspur 1-1 di matchday ketiga Grup H Liga Champions 2017-2018, Rabu (18/10/2017) dini hari WIB.