LONDON – Pesepakbola legenda Arsenal, Thierry Henry, ragu Romelu Lukaku bisa cepat beradaptasi bersama Manchester United. Hal itu karena gaya permainan Man United dan Everton yang notabene klub Lukaku sebelumnya agak berbeda.
Saat membela Everton, bek-bek lawan terutama klub papan atas takkan melakukan pressing tinggi terhadap Lukaku. Sebab rata-rata klub-klub papan atas akan jauh lebih dominan dalam hal penguasaan bola ketimbang The Toffees –julukan Everton.
Karena itu, Lukaku biasanya memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan lewat proses serangan balik yang diterapkan Everton untuk mencetak gol. Hal itu tentu berbeda saat Lukaku tampil bareng Manchester Merah musim ini.
Man United diketahui sebagai klub dengan penguasaan bola tertinggi musim lalu. Hal itu jelas membuat para gelandang dan bek lawan bertahan agak dalam. Tentu pola strategi yang diterapkan lawan itu akan menyulitkan Lukaku menembus pertahanan lawan
BACA JUGA: Tak Hanya Burnley, 2 Klub Ini Diprediksi Terdegradasi dari Liga Inggris 2017-2018
“Satu-satunya yang jadi pertanyaan, berapa lama yang dibutuhkan Lukaku untuk beradaptasi? Ia akan menghadapi lawan yang berbeda di setiap pekannya,” kata Henry mengutip dari Sky Sports, Kamis (10/8/2017).
“Ia harus mengembangkan permainannya. Mampukah ia menembus sepertiga pertahanan lawan saat lawan bertahan terlalu dalam?,” tutup Henry.
Meski begitu, Lukaku sudah menunjukkan kelasnya bersama Man United di tur pramusim 2017. Ia terbukti mampu mencetak gol di partai-partai besar. Setelah mencetak satu gol saat Man United menundukkan Man City 2-0 di International Champions Cup (ICC) 2017, penyerang berpaspor Belgia itu juga melakukan hal yang sama saat Man United dikalahkan Real Madrid 1-2 di Piala Super Eropa 2017.
(Ramdani Bur)