LONDON – Drama transfer Nemanja Matic dari Chelsea menuju Manchester United pada bursa transfer musim panas 2017 akhirnya berakhir. Matic pun memutuskan untuk menerima pinangan untuk bergabung dengan Setan Merah.
Sebagaimana diketahui, Matic memang kencang diisukan bakal menyusul Jose Mourinho untuk bergabung dengan Man United pada musim panas ini. Tempatnya di skuad utama Chelsea memang terancam usai manajemen The Blues sukses merekrut Tiemoue Bakayoko dari AS Monaco.
(Baca juga: Man United Sukses Rampungkan Transfer Nemanja Matic dari Chelsea)
Namun langkah Man United untuk bisa mendapatkan Matic sebenarnya tidak berjalan mulus. Bahkan negosiasi antara Man United dan Chelsea sempat mandek lantaran tidak menemui kata sepakat terkait harga transfer. Hingga akhirnya Man United bersedia membayarkan uang sebesar 44 juta euro atau sekira Rp693 miliar kepada Chelsea.
Keputusan Chelsea menjual Matic itu pun mendapatkan sorotan tajam dari mantan penjaga gawang Chelsea, Mark Bosnich. Ia mengatakan bahwa langkah Chelsea melepas Matic ke Man United merupakan sebuah kecerobohan.
“Saya takkan mengatakan transfer itu (Matic ke Man United) tak masuk akal. Namun ada resiko yang besar harus ditanggung Chelsea, dan kita sudah pernah melihat hal itu sebelumnya,” ucap Bosnich, seperti disadur dari Talksport, Selasa (1/8/2017).
(Baca juga: Resmi Berseragam Man United, Matic: Saya Senang Bereuni Kembali dengan Mourinho)
“Jauh sebelumnya, kita dapat menyaksikan ketikat Eric Cantona dijual Leeds United menuju Manchester United. Transfer itu membuat Man United menjadi juara Liga Inggris di akhir musimnya,” sambung pria berkebangsaan Australia tersebut.
“Dia (Matic) memiliki karier yang bagus di Chelsea, dan tentu saja Chelsea akan memiliki penggantinya. Mereka juga berhasil mendapatkan harga yang bagus untuknya dan mereka hanya bisa mengucapkan semoga beruntung padanya,” tuntasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)