Pada menit 23, Jepang hampir menjauhkan keunggulan. Sontekan Okada di muka gawang Indonesia sebenarnya sudah mengecoh Al Bagir. Beruntung, si kulit bulat masih membentur tiang. Berselang satu menit giliran Indonesia yang membuat peluang. Usai melewati satu pemain Jepang, Ardiansyah Runtuboy melepaskan sepakan keras kiri, namun masih dapat ditepis Saka Keisuke.
Setelah peluang tersebut, kedua tim masih sama-sama mencari celah di pertahanan lawan. Namun, tak ada peluang matang yang dicetak kedua tim. Alhasil hingga menit 33 (7 menit sisa pertandingan), skor masih 2-1 untuk keunggulan Jepang.
Di menit 34, Syauqi yang beroperasi di flank kiri melakukan tusukan. Namun, tembakan kaki kirinya masih menyamping di sisi gawang Jepang. Timnas Futsal Indonesia U-20 tertinggal 1-3 dari Jepang. Gol ketiga Jepang dicetak Shimizu pada menit 35. Memanfaatkan assist dari sang rekan lewat situasi set-piece, tembakan kapten Timnas Jepang itu dari seperempat lapangan gagal diantisipasi Al Bagir.
Ketinggalan 1-3 membuat Yori van der Torren (pelatih Indonesia) memainkan strategi power play dan hasilnya pun positif. Mereka sanggup mempertipis kedudukan pada menit 37. Memanfaatkan assist dari Syauqi Saud, Samuel Eko berhasil membobol gawang Jepang. Indonesia tertinggal 2-3 dari Jepang.
Strategi power play benar-benar jitu bagi Indonesia. Persis seperti saat melawan Vietnam, Indonesia sukses menyamakan kedudukan di detik terakhir pertandingan! Tembakan Runtuboy berhasil dibelokkan oleh Samuel Eko, sekaligus mencatatkan hattrick! Indonesia pun dipastikan lolos ke perempatfinal AFC U-20 Futsal Championship 2017.