Andriy Shevchenko, Pemain Kelas Dunia yang Gagal di Premier League

Ramdani Bur, Jurnalis
Selasa 09 Mei 2017 21:05 WIB
Shevchenko gagal bersinar di Premier League. (Foto: AFP/John D Mchugh)
Share :

ANDRIY Shevchenko bisa dibilang salah satu pemain kelas dunia yang gagal di Premier League. Gagal dalam arti, tak berhasil membawa timnya menjuarai liga domestik, serta tak mampu mencetak banyak gol, meski bersama klub sebelumnya catatan gol Sheva –sapaan akrab Sheva– sangat tinggi.

Nama Sheva bersinar ketika membela klub asal negaranya, Ukraina, yakni Dynamo Kyiv. Meski hanya mengandalkan pemain-pemain lokal, Kyiv berhasil melaju hingga semifinal Liga Champions 1998-1999. Bahkan di musim itu, Sheva keluar sebagai top skor kompetisi dengan raihan 8 gol.

Selama lima musim (1994-1999) membela Kyiv, Sheva berhasil mencetak 44 gol dari 103 penampilan. Tidak sampai di situ, penyerang yang identik dengan angka tujuh itu mampu membawa Kyiv lima kali beruntun juara Liga Ukraina.

Sukses bersama Dynamo membuatnya diboyong Milan pada musim panas 1999, atau ketika usianya belum genap 22 tahun. Selama membela Milan, Sheva mempersembahkan masing-masing satu trofi Liga Italia, Coppa Italia, Piala Super Italia, Piala Super Eropa dan Liga Champions.

Selain itu ia juga mampu mencetak 175 gol dari 322 penampilan bareng Milan. Setelah tujuh musim berseragam Milan, Sheva diboyong Chelsea pada musim panas 2006 dengan mahar 30 juta pounds atau saat ini sekira Rp518 miliar!

Pelatih Chelsea saat itu, Jose Mourinho, sebenarnya tidak membutuhkan jasa Sheva. Hal itu karena Chelsea sudah memiliki Didier Drogba. Namun, dorongan sang pemilik klub (Roman Abramovich) yang membuat Sheva akhirnya berlabuh di Premier League.

Namun sayang, ketajaman yang ditunjukkan Sheva bersama Dynamo Kyiv dan Milan menghilang tanpa bekas bareng Chelsea. Selama dua musim (2006-2007 dan 2007-2008) membela Chelsea di Liga Inggris, Sheva tampil di 47 pertandingan dan hanya mengemas 9 gol.

Pada 2008-2009, Sheva dipinjamkan Chelsea ke Milan selama satu musim penuh. Setelah itu pada musim panas 2009, Sheva akhirnya dijual Chelsea secara permanen ke Dynamo Kyiv, sebelum akhirnya pensiun pada 2012.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
EA EA
Berita Terkait
Telusuri berita Bola lainnya