Kilas Balik Piala AFF 1998: Nasib Apes Indonesia dan Thailand

Ramdani Bur, Jurnalis
Jum'at 18 November 2016 15:42 WIB
Kiatisuk saat berduel dengan Eko Purdjianto. (Foto: AFP/Pornchai Kittiwongsakul)
Share :

PIALA AFF 1998 digelar di Hanoi, Vietnam. Tuan rumah yang dimotori Le Huynh Duc dijagokan menjadi juara. Karena itu, Indonesia dan Thailand yang berada di Grup A tak ingin bertemu Vietnam di semifinal Piala AFF.

Indonesia dan Thailand bertemu di laga terakhir Grup A. Siapa yang memenangi pertandingan otomatis akan keluar sebagai juara grup dan akan bertemu Vietnam. Sebab, Vietnam di luar dugaan hanya finis di posisi runner-up Grup B.

Karena itu, Indonesia dan Thailand terkesan enggan meraih kemenangan. Indonesia unggul lebih dulu lewat Miro Baldo Bento pada menit 52. Berselang 10 menit Thailand sukses menyamakan kedudukan lewat Kritsada Piandit.

Aji Santoso kembali membuat Indonesia unggul di menit 84. Namun, pada menit 86, Thailand menyamakan kedudukan lewat Terdsak Chaiman. Jika skor berakhir 2-2, Indonesia akan keluar sebagai juara grup.

Hal yang diluar nalar terjadi pada menit 90. Bek Indonesia, Mursyid Effendi, dengan sengaja melakukan gol bunuh diri. Gol tersebut menimbulkan istilah sepakbola gajah.

Pada akhirnya, Indonesia finis di posisi runner-up grup A untuk bertemu Singapura. Sementara Thailand mau tak mau harus menantang Vietnam. Apesnya, Indonesia dan Thailand sama-sama tersingkir di semifinal.

Indonesia dikalahkan Singapura 1-2, sementara Thailand dihancurkan Vietnam 0-3. Kurniawan Dwi Yulianto dan kawan-kawan hanya mendapat status peringkat tiga setelah mengalahkan Thailand via adu penalti dengan skor 5-4.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya