VICENZA—Vicenza berusaha meraih kemenangan di Serie B ketika menjamu Virtus Entella. Namun, pada pertandingan yang digelar Minggu 1 Oktober 2016 tersebut, Vicenza gagal meraih kemenangan dan harus puas dengan hasil satu poin.
Meski gagal meraih poin penuh di kandang, Vicenza tetap mendapat kenangan manis usai pertandingan. Itu terjadi karena salah satu penyerang mereka, Cristian Galano menjadi pemain pertama yang mendapat kartu hijau.
Sekadar catatan, kartu hijau adalah penghargaan khusus dari pihak penyelenggara kompetisi kepada pemain yang dinilai memiliki sikap fairplay. Namun semenjak diberlakukan di Serie B, baru Galano yang menjadi pemain peraih kartu hijau.
Saat itu Galano melakukan tembakan kencang ke arah gawang Virtus Entella, namun sayang tendangannya tersebut tak menemui target. Wasit yang bertugas menilai bahwa bola tendangan Galano keluar dari target karena menyentuh pemain lawan dan memberikan tendangan pojok untuk Vicenza.
Tetapi ketika itu Galano menyatakan kepada wasit bahwa tendangannya sama sekali tak menyentuh pemain lawan. Wasit yang mendengar keputusan Galano langsung mengubah keputusan dan memberikan tendangan gawang untuk Virtus Entella.
Presiden Serie B, Andrea Abodi menyatakan penghargaan kartu hijau bertujuan untuk membawa aura positif di setiap pertandingan. Nantinya pada akhir musim pemain yang mendapat kartu hijau terbanyak akan diberi penghargaan.
“Ini adalah sebuah simbol yang mungkin dinilai sangat sederhana. Bagi kami yang terpenting adalah pesan positif dalam sepakbola. Terlalu banyak kontroversi yang terjadi selama ini di sepakbola,” ujar juru bicara Abodi seperti diberitakan Goal, Senin (10/10/2016).
Cristian #Galano del @VicenzaCalcio è stato il destinatario del primo Cartellino Verde: ecco perchè ð #SerieB #CalcioVero pic.twitter.com/orq9barJwq
— Lega B (@Lega_B) October 4, 2016
(Fetra Hariandja)