MADRID – Barcelona musim ini disebut-sebut sebagai yang terbaik dalam sejarah mereka. Hal tersebut terjadi karena Barcelona memiliki trio Luis Suarez, Lionel Messi, dan Neymar yang mampu menghancurkan barisan pertahanan lawan.
Sebagai catatan, sampai pekan 24 La Liga musim 2015-2016, Barcelona sudah mencetak 62 gol dan hanya kebobolan 18 gol. Luis Suarez menjadi pencetak gol terbanyak dengan catatan 23 gol, sementara Neymar berada di posisi empat dengan catatan 17 gol.
Hal tersebut rupanya mendapat tanggapan negatif dari mantan pemain Real Madrid, Roberto Carlos. Menurut pria yang terkenal dengan tendangan bebasnya tersebut, Barcelona terlalu tergantung dengan kemampuan trio MSN.
Hal tersebut jelas berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Madrid. Bagi Carlos, Madrid jauh lebih baik karena mereka menang bukan semata-mata faktor individu, tetapi lebih ke faktor tim. Ia juga menegaskan Madrid tetap bisa kuat meski bermain tanpa Cristiano Ronaldo yang ia sebut sebagai pemain kunci Madrid.
“Mereka hanya berbicara tentang tiga pemain penting di Barcelona. Itu tidak terjadi di Madrid. Di sini semua orang berbicara tentang kerja sama para pemain,” ujar pria yang pernah membawa Timnas Brasil meraih gelar Piala Dunia 2002 seperti diberitakan Goal, Rabu (16/2/2016).
(Yohanes H Wahyu Tomo)