"Kontur tanah yang menanjak, menjadi pilihan tepat untuk memacu kekuatan pemain. Ini sangat diperlukan agar saat kompetisi nanti staminanya tetap terjaga," ungkap Aris kepada para wartawan, di Solo, Jawa Tengah.
Aris menambahkan, selain di titikberatkan pada kecepatan berlari, fisik para pemain ini pun digembleng dengan rutin fitnes di gym milik salah satu Universitas swasta di Solo.
Rencananya, latihan ini akan terus mereka lakukan. Sehingga tim ini benar-benar siap menghadapi ketatnya roda kompetisi.
"Selama sepekan ini, fokus saya masih pembenahan fisik. Meskipun beberapa kali latihan di lapangan Sriwedari ya tetap dominan latihannya fisik,” pungkasnya.
(A. Firdaus)