JOHANNESBURG – Eks pilar Chelsea yang juga legenda hidup Pantai Gading, Didier Drogba mengungkapkan bahwa dirinya ingin kemenangan timnya di Piala Afrika sebagai cara ideal untuk menutup kariernya internasionalnya.
Seperti diketahui, gelar Piala Afrika belum pernah direngkuh pemain yang berhasil membawa Chelsea menjadi jawara Champions League musim lalu ini. Belum lagi bayangan getir di final Piala Afrika lalu di mana Pantai Gading, mesti rela Zambia merebutnya trofi kebanggaan benua hitam itu.
Karier Drogba sendiri bersama timnas Pantai Gading memang tidak terlalu buruk, hanya saja dewi fortuna belum bersama tim yang dihuni juga Salomon Kalou, Yaya Toure dan Gervinho ini. Drogba sudah memutuskan akan gantung sepatu dari sepakbola internasional. Tapi Drogba yakin Pantai Gading takkan kehabisan pemain besar.
“Saya tidak berpikir pensiunnya saya akan menjadi akhir dari generasi emas. Tahun ini pasti akan menjadi yang terakhir buat saya, tetapi yang lain akan mampu memenangkan trofi lagi, saya yakin,” ujar Drogba seperti diwartakan TribalFootball Jumat(18/1/2013).
“Sebagai kapten dari tim ini, semua orang tampaknya dihubungkan dengan saya, tapi menurut saya masih ada banyak pemain yang akan bertahan setelah saya pergi dan akan terus bermain dalam dua, tiga, empat atau bahkan lima turnamen ke depan,” ungkap Drogba.
Misi Drogba di Piala Afrika kali ini memang ambisius. Namun seumpama pun kali ini gagal, bukan menjadi akhir dunia bagi Drogba,: “Saya tidak memikirkan diri sendiri, saya berpikir untuk tim,” lanjutnya.
“Kami akan memenangkannya suatu hari nanti dengan atau tanpa saya. Bahkan jika saya tidak menang tahun ini, saya masih akan menjadi bagian dari tim karena saya telah membantu membangun selama 10 tahun terakhir,” tutup pemain 34 tahun ini.
(Randy Wirayudha)