ROMA – Pukulan telak terasa bagi seluruh punggawa Lazio, usai dibungkam wakil Spanyol, Atlético Madrid, 1-3 di kandang sendiri, di babak 16 besar Europa League, dini hari tadi. Rasa sakitnya masih terasa karena luka yang dalam begitu menohok tim Elang Roma.
Betapa tidak, mereka sempat unggul 1-0 lebih dulu sampai waktu menunjuk angka di menit ke-25. Gol balasan tim tamu, membuat mereka kelimpungan, hingga akhirnya didera dua gol lagi yang mengubah papan skor 3-1 bagi Los Rojiblancos.
Salah satu yang mewakili rasa kecewa Lazio adalah Matuzalém da Silva. Centrocampista berusia 31 tahun itu mengakui timnya tak fokus, sehingga kejebolan tiga gol yang menyakitkan.
“Malam ini (dini hari tadi.red), menjadi pukulan yang keras karena sangat menyakitkan kami kalah seperti itu setelah sebelumnya sudah unggul. Kami harus belajar lagi bagaimana harus mempertahankan keunggulan,” ungkap Matuzalém, seperti disadur UEFA.com, Jumat (17/2/2012).
“Kami sempat memimpin tapi kejebolan dua gol yang bodoh, tapi kami harus berpikir ke depan, tidak terus menerus ke belakang dan fokus terhadap laga selanjutnya,” tambah legiun asing asal Brasil tersebut.
Padalah diakui Matuzalém, mereka menjamu Atlético dengan moral yang cukup baik, dengan modal kemenangan 3-2 atas Cesena di partai Serie A. Tapi memang, Matuzalém menganggap faktor kelelahan menjadi hambatan mereka dini hari tadi.
“Moral kami sedang bagus, karena kami datang setelah kemenangan yang luar biasa (3-2 atas Cesena), pekan lalu hanya dengan 10 orang. Tapi kami harus membayarnya dengan mahal karena kami kehabisan energi. Next, tak ada alasan lagi, kami harus bermain baik di laga selanjutnya,” pungkas Matuzalém.
(Randy Wirayudha)