LONDON – Mantan pemain Arsenal, Lee Dixon, menilai kekalahan Arsenal dari AC Milan adalah hasil permainan yang sangat buruk dari The Gunners. Ia juga mempertanyakan keputusan pelatih Arsene Wenger yang tidak memainkan Alex Oxlade-Chamberlain sejak awal babak pertama.
Seperti diketahui, Arsenal yang bertandang ke San Siro dalam babak 16 besar Liga Champions, harus pulang dengan kekecewaan karena dipermalukan dengan skor 4-0. Peluang mereka ke babak selanjutnya telah semakin tipis dan harus mencetak lebih dari empat bila ingin lolos.
Hal tersebut langsung membuat banyak pihak kecewa, salah satunya adalah Lee Dixon. Ia menilai permainan yang diperagakan Arsenal saat melawan Milan adalah yang terburuk. Bahkan, ia merasa tidak ada hal positif yang didapat dari laga itu.
“Semua hal yang dapat membuat menjadi buruk dalam laga tersebut telah terjadi. Saya rasa itu adalah performa (dari Arsenal) yang sangat-sangat buruk,” ujarnya sepertinya dilansir ESPN, Jumat (17/2/2012).
“Jujur saja, tidak ada hal positif dari laga tersebut. Semuanya akan menjadi sulit bagi Arsene (Wenger) memilih pemain-pemain sebelum laga di FA CUP melawan Sunderland akhir pekan ini. Kinerjanya benar-benar sudah terhenti,” sambungnya.
Pria juga pernah bermain untuk Stoke City ini juga mempertanyakan akan keputusan Wenger yang tidak memainkan Chamberlain dari awal babak pertama. Pasalnya, ia menilai pemain belia tersebut sedang performa terbaiknya saat ini.
“Saya benar-benar terkejut Oxlade-Chamberlain tidak ia mainkan sejak awal. Padahal, ia sedang dalam performa terbaiknya saat ini. Ia masih muda tapi sudah dapat memperlihatkan kemampuannya dalam laga besar. Kita lihat saja selama 60 menit yang ia lakukan, langsung merepotkan pertahanan Milan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan tentang peluang The Gunners di Liga Champions. “ Saya tidak merasa Arsenal akan menjaga clean sheet. Milan memiliki kekuatan untuk mencetak gol kembali di Emirate Stadium. Jadi, saya pikir ini semua sudah tamat,” pungkasnya.
(Achmad Firdaus)