MILAN – Pelatih Udinese, Fransesco Guidolin mengaku sangat lega begitu penalti Giampaolo Pazzini di menit akhir pertandingan melayang ke atas gawang Samir Handanovic. Udinese pun berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menang 1-0 atas tuan rumah Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (4/12) dinihari WIB.
“Saat Pazzini mengambil penalti, saya sangat berharap Samir Handanovic dapat menyelamatkannya. Jadi, ketika saya melihat bola melayang, saya bernapas dengan penuh kelegaan,” kata Guidolin seperti dikutip dari Football-Italia, Minggu (4/12/2011).
Laga tersebut memang dramatis. Semenit sebelum penalti Pazzini, Udinese-lah yang mendapatkan penalti terlebih dahulu yang ditandai dengan kartu merah terhadap Javier Zanetti. Namun, sama halnya seperti Pazzini, penalti Antonio Di Natale juga gagal usai diselamatkan oleh Julio Cesar.
“Itu sungguh laga yang sangat menegangkan. Saya benar-benar bangga dengan penampilan dari para pemain, terutama terhadap Mauricio Isla yang saya pikir bisa menjadi bertipe seperti Simone Perrotta yang mampu menciptakan tujuh atau delapan gol per musim,” terang Guidolin.
Dengan hasil ini, Udinese menyamai perolehan poin AC Milan di puncak klasemen dengan 27 poin. Kedua tim tersebut masih harus menunggu hasil pertandingan Juventus yang baru akan bertanding pada hari ini saat menjamu Cesena.
“Berada di puncak itu luar biasa. Kami terus konsisten mengumpulkan poin. Tidak setiap hari kami bisa mengalahkan Inter di Giuseppe Meazza,” tutur Guidolin soal kemenangan terakhir Udinese di kandang Inter pada 2004 lalu.
(Fitra Iskandar)