AMSTERDAM - Jose Mourinho menunjukkan sikap yang tidak biasa dalam kemenangan telak 4-0 Real Madrid atas Ajax Amsterdam, dini hari tadi. Pelatih yang biasanya cukup vokal dalam menyoroti kinerja wasit, kini malah menerima dengan lapang dada keputusan wasit yang mengkartu merah dua pemainnya.
Los Blancos sukses memastikan diri lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup usai menggebuk Ajax di Amsterdam Arena pada matchday kelima penyisihan Grup G, dini hari tadi. Namun di akhir pertandingan, Madrid harus menerima rela bermain dengan sembilan pemain menyusul kartu merah yang diberikan kepada Xabi Alonso (87’) dan Sergio Ramos di masa injury time.
Kedua pemain ini menerima kartu kuning keduanya karena dinilai wasit Craig Thomson mengulur-ulur waktu. Beruntung, meski bermain dengan sembilan pemain, El Real tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan usai.
Selepas pertandingan, Mourinho yang biasanya selalu bereaksi keras terhadap keputusan wasit yang merugikan timnya, kini justru bersikap tenang. Pelatih berjuluk The Special One ini justru menerima dengan lapang dada keputusan tersebut.
“Saya menyukai kartu yang diberikan wasit. Dua kartu (kuning) terakhir diberikan wasit karena kami ingin menyelamatkan (membuang) waktu,” ujar Mou usai laga seperti dikutip Marca, Rabu (24/11/2010).
“Saya tak kecewa dengan keputusan wasit. Sebab kini kami telah memastikan diri sebagai juara grup. Saya tak terganggu meski kami masih menyisakan satu laga melawan Auxerre,” tambahnya menjelaskan pendapatnya terkaitnya bakal absennya Ramos dan Alonso saat menghadapi Auxerre di laga pamungkas.
Komentar Mou yang tidak biasa ini sontak mengundang kecurigaan. Sejumlah kalangan pun mulai berspekulasi bila Mou memang sengaja menginstruksikan kedua pemainnya tersebut agar mendapat kartu merah. Alasannya simpel. Baik Alonso dan Ramos telah mengoleksi satu kartu kuning (sebelum dikartu merah).
Nah, dengan mendapatkan kartu merah, Alonso dan Ramos memang harus menjalani sanksi larangan tampil laga berikutnya (lawan Auxerre). Namun, keduanya sudah bisa kembali bermain di fase yang lebih sulit, yakni babak 16 besar. Dan yang lebih menguntungkannya lagi, Ramos dan Alonso tak lagi membawa embel-embel akumulasi kartu alias bersih dari kartu. Benar-benar strategi yang pintar, Mou?
(Achmad Firdaus)