PARIS – Kegagalan Prancis memaksa Laurent Blanc melakukan reformasi total. Mantan pembesut Bordeaux itu tidak memanggil 23 pemain Les Blues yang bermasalah di Piala Dunia 2010.
Para pemain menolak untuk melakukan latihan setelah Nicolas Anelka dibuang dari skuad Prancis. Patrice Evra memimpin aksi mogok itu, yang merupakan respon atas pembuangan Anelka.
Pria yang menggantikan Raymond Domenech menegaskan akan melakukan perubahan secara total. Bekas bintang Juventus menolak untuk menggunakan pemain yang bermasalah di Afrika Selatan kemarin.
Hal ini tertera dalam presentasi pelatih anyar itu. “Laurent Blanc melakukan prestasi di hadapan Federal Council hari ini,” demikian pernyataan Badan Sepakbola Prancis (FFF) dalam situs resmi, Sabtu (24/7/2010).
“Dia juga mengajukan proposal tidak akan memanggil kembali 23 pemain yang bermasalah di Piala Dunia 2010 untuk menghadapi laga ujicoba melawan Norwegia di Oslo, 11 Agustus mendatang,” lanjut pernyataan itu.
“Kami telah menerima proposal itu. Laurent Blanc akan mengumumkan skuad untuk pertandingan itu pada 5 Agustus pukul 11.30 (waktu setempat-red),” tandas pernyataan FFF.
(Achmad Firdaus)