ROMA - Claudio Ranieri tengah harap-harap cemas. Namun, allenatore AS Roma tak gentar mengantarkan tim besutannya merebut gelar Scudetto dari rival terkuat, Inter Milan.
Serie A hanya menyisakan satu pertandingan akhir pekan ini. Dengan mengantongi 77 poin, atau tertinggal dua poin dari Inter, Roma akan melakoni laga pamungkas di markas Chievo Verona, Stadion Marc’Antonio Bentegodi. Sementara itu, Nerazzurri akan meladeni jamuan Siena.
Praktis, kedua laga tersebut menyiratkan misi kemenangan sebagai harga mutlak bagi Roma dan Inter. Ranieri menyadari bahwa kurang tepat mengharapkan skuad asuhan Jose Mourinho tergelincir di laga terakhir, mengingat kekuatan yang mereka miliki.
Meski demikian, Ranieri enggan melempar handuk sebelum wasit meniup peluit pertanda kick off dilakukan. Sang pelatih sangat mempercayai kemampuan dan semangat Francesco Totti dkk mengangkat trofi di akhir musim.
“Kami akan tetap berjuang hingga titik darah penghabisan, meski kami menyadari berhadapan dengan rival yang perkasa (Inter Milan),” ungkap Ranieri, seperti dilansir Reuters, Rabu (12/5/2010).
(Muhayati Faridatun)