MADRID - Mantan arsitek Timnas Spanyol Luis Aragones menjadi kandidat favorit suksesor Manolo Jimenez menangani Sevilla. Kendati demikian, Sevilla dan Aragones sepakat menunda pembicaraan tersebut hingga 24 jam ke depan.
Hasil 1-1 kala menjamu Xerez, Rabu (24/3/2010) dini hari, menjadi laga terakhir Jimenez bersama Sevilla. Manajemen klub memutuskan untuk melepas Jimenez, kendati telah mengantarkan Rojiblancos ke babak 16 besar Liga Champions serta final Copa del Rey.
Sevilla disebut-sebut telah mengincar Aragones sebagai suksesor Jimenez. Kesuksesan pelatih 71 tahun membawa La Furia Roja mengangkat trofi pada Euro 2008 menjadi daya tarik utama. Apalagi, Aragones juga pernah melatih klub tersebut, 1993-1995.
Presiden Sevilla Jose Maria del Nido kabarnya telah terbang ke Cordoba untuk mendiskusikan wacana tersebut dengan Aragones. Sayangnya, del Nido mengungkapkan, kedua pihak sepakat untuk menunda pembicaraan tersebut.
"Jika saya datang ke Cordoba, itu karena saya tertarik dengan Luis. Tapi, kami berdua berpikir, saat ini peluang itu sudah berakhir," cetus del Nido.
"Kini, kami memberikan waktu (untuk masing-masing) selama 24 jam," tambahnya sebagaimana dikutip
Reuters, Kamis (25/3/2010).
Aragones saat ini tengah 'menganggur' setelah mengakhiri kiprahnya sebagai arsitek klub Turki, Fenerbahce, musim lalu. Kepada harian Spanyol,
AS, Aragones mengaku ingin kembali merasakan pahit-manisnya tugas sebagai pelatih.
(Defanie Arianti)