FIRENZE - Penjaga gawang nomor satu Fiorentina Sebastian Frey tak bisa menahan amarahnya, usai kegagalan La Viola melaju ke babak perempat final Liga Champions musim ini.
Kemenangan 3-2 atas Bayern Munich di Artemio Franchi rupanya tak cukup bagi Fiorentina. Meski skor agregat 4-4, anak-anak asuh Cesare Prandelli harus mengakui keunggulan gol tandang jawara Jerman.
Namun, kemenangan Munich 2-1 di Allianz Arena pada leg pertama memang berbau kontroversi. Tom Henning Ovrebo, wasit yang memimpin pertandingan kala itu, mensahkan gol kedua Munich yang dicetak Miroslav Klose, yang sebenarnya dalam posisi offside.
Kontan, seluruh awak La Viola dan tifosinya menghujat kepemimpinan wasit asal Norwegia tersebut. Tak heran jika Frey sangat menyesal dengan kegagalan yang diraih timnya.
“Kami sangat marah dan kecewa. Tapi, kami tak menyesal karena sudah melakukan yang terbaik. Kami menyuguhkan permainan hebat dan memenangkannya,” ungkapnya, usai pertandingan.
“Ya, kami menyesali hasil pada leg pertama. Kami sangat sangat kecewa. Jika laga di Jerman berakhir 1-1, maka kami yang akan lolos. Tapi, kami bangga dengan apa yang sudah kami lakukan,” lanjutnya.
“Kami hanya kesal karena tersingkir dan itu bukan kesalahan kami,” sesal penjaga gawang internasional Prancis, seperti dilansir Sky Sport Italia, Rabu (10/3/2010).
(Muhayati Faridatun)