BELO HORIZONTE – Atletico Mineiro secara luar biasa mengembalikan kedudukan di final Copa Libertadores usai menaklukkan Olimpia melalui babak adu penalti. Sebelumnya di pertemuan pertama di di Asuncion, Mineiro menelan kekalahan 2-0.
Atletico Mineiro yang diperkuat oleh mantan pemain terbaik dunia, Ronaldinho harus menang dengan selisih 3 gol untuk mengembalikan keadaan dan menjadi juara Copa Libertadores untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Gol pertama dalam pertandingan ini baru tercipta di menit pertama babak kedua atau menit ke 46, Jo membuka keunggulan untuk Mineiro. Hingga menit ke-86 skor masih 1-0, namun semenit berselang, Bernard yang menjadi incaran Arsenal berhasil mencetak gol kedua Mineiro dan membuat skor menjadi 2-0. Skor ini pun bertahan hingga peluit panjang. Agregat 2-2 pun memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
2 x 15 menit babak tambahan tidak ada satu gol pun yang tercipta sehingga babak adu penalti pun harus dilakukan. Mineiro yang menjadi tuan rumah berhasil mengeksekusi 4 tendangan sementara Olimpia hanya berhasil mengeksekusi 3 tendangan setelah tendangan 12 pas gelandang Olimpia, Gimenez membentur tiang gawang. Hal itu membuat Ronaldinho dkk berhak menjadi juara turnamen antar klub se-Amerika Selatan ini.
Menyikapi kemenangan ini, tentu saja sang maestro Ronaldinho yang menjadi sorotan mengingat dia merupakan pemain kunci dari Mineiro.
“Saya kembali ke Brasil untuk ini. Beberapa bulan lalu, mereka mengatakan Jo dan saya telah habis, tetapi kami berhasil membuktikan bahwa kami masih ada,” ujar Ronaldinho kepada Globoesporte.com
Dengan keluarnya Atletico Mineiro sebagai juara, maka dipastikan Mineiro akan mewakili zona CONCACAF dalam ajang FIFA Club World Cup di mana Bayern Munich juga akan ikut berpartisipasi sebagai wakil dari jawara Eropa.
(Fitra Iskandar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.