JAKARTA – Persibo Bojonegoro harus mempertanggungjawabkan kekalahan 0-8 di AFC Cup beberapa waktu lalu. Setidaknya peristiwa ini dijadikan kasus untuk diselidiki PSSI dan bukan tidak mungkin jika terindikasi pengaturan skor, kasus ini akan dibawa ke Polri atau Interpol.
Besok, rencananya Persibo bakal dipanggil PSSI sebagai kelanjutan investigasi terkait kekalahan memalukan, 0-8 dari klub Hong Kong, Sunray Cave JC Sun Hei, pada 9 April silam. Investigasi PSSI ini merujuk perintah AFC untuk diselidiki terkait isyarat match-fixing atau pengaturan skor.
“Besok, Persibo akan kami panggil. Kami mencurigai mereka hanya membawa 12 pemain. Apalagi keberangkatan mereka juga terlambat,” ujar anggota Exco, Tony Apriliani di kantor PSSI, Selasa (1/4/2013).
Tony juga mengungkapkan adanya keganjilan lantaran Persibo hanya membawa selusin pemain dengan alasan masalah keuangan. Padahal, PSSI sudah memberi bantuan untuk laga tandang di Hong Kong tersebut. Belum lagi bantuan Rp200 juta lainnya saat Persibo menjamu klub yang sama di kandang
sendiri.
“Kami sebagai pihak intern, sudah mengambil langkah untuk diselesaikan di komite disiplin. Tapi terbuka juga kemungkinan kasus ini akan diangkat ke Kepolisian ataupun Interpol,” tuntasnya.
Klik di sini untuk update berita-berita bola terbaru
(Fitra Iskandar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.