Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menpora Undang 4 Lembaga Bahas Unifikasi Liga

Arpan Rachman , Jurnalis-Senin, 08 April 2013 |17:22 WIB
Menpora Undang 4 Lembaga Bahas Unifikasi Liga
Menpora Roy Suryo.(foto:okezone)
A
A
A

MAKASSAR – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, masih memantau gejolak dinamika persepakbolaan di Tanah Air. Usai Kongres Luar Biasa Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (KLB PSSI) yang digelar pada 17 Maret 2013 lalu, Kemenpora perlu mengawal proses pembahasan unifikasi liga.
 
Semula munculnya dua struktur kepengurusan antara PSSI kontra KPSI (Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia) sempat mengundang ancaman jatuhnya sanksi dari federasi sepakbola dunia. FIFA meminta PSSI menyelesaikan kisruh dualisme pengelolaan liga supaya tim nasional Indonesia tidak diisolasi dari kompetisi internasional.
 
“Intinya kita selamat dari sanksi. Tapi dari KLB itu kan ada beberapa konsekuensi, termasuk soal ada penyatuan liga yang beberapa di antaranya konon merasa kurang cocok. Intinya pemerintah mengamankan hasil KLB karena itu konstitusional,” tanggap Menpora Roy Suryo kepada Okezone, Senin (8/4/2013).
 
Penyatuan liga yang disebut Roy merupakan salah satu poin kesepakatan yang dihasilkan KLB PSSI. Musim ini ada dua liga yang sama-sama bergulir sebagai level utama dengan jumlah peserta yang berbeda, yakni Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premier League (IPL).
 
Roy menambahkan, pada Rabu (10/4/2013) lusa nanti, pihak Kemepora akan mengundang empat pihak untuk duduk bersama membahas soal penyatuan liga tersebut. Masing-masing PSSI, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI).
 
“Lusa hari Rabu itu saya akan mengundang empat unsur yang terkait, PSSI sendiri, kemudian BOPI, KOI, dan APPI. Kita akan lihat bagaimana penyatuan liga itu agar tidak ada yang dirugikan,” kata Roy di sela pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang di halaman Rujab Gubernur Sulsel, Makassar.
 
Diketahui, kompetisi musim depan direncanakan memakai format 22 klub, terdiri 18 klub ISL dan 4 IPL. Komposisi itu telah dipresentasikan di hadapan peserta KLB PSSI dan secara resmi sudah disetujui.
 
“Saya optimistis ini bisa diunifikasi. Pasti saya serahkan sepenuhnya kepada PSSI karena itu konsekuensi. Pemerintah sudah mendukung PSSI, jadi sekarang harus PSSI yang merapikan itu,” tutup Roy.

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement