MILAN – Pemain AC Milan, Kevin Prince Boateng beberapa hari terakhir tengah menjadi sorotan media terkait aksi protesnya kepada suporter tim Aurora Pro Patria yang meneriakan chant rasis yang ditujukan kepadanya.
Boateng, kesal dengan ulah suporter tuan rumah yang meneriakkan chant rasis kepadanya. Puncak kemarahannya terjadi saat pertandingan baru berjalan kurang dari 30 menit. Pemain asal Ghana tersebut menendang bola ke arah suporter tim tuan rumah dan melakukan aksi keluar lapangan sebagai bentuk protes.
“Saya tinggal hanya berjarak 5 kilometer dari Busno dan saya tinggal di sana selama bertahun-tahun. Sebagian besar penduduk adalah para pendatang,” kisah Gattuso, seperti dikutip Tribal Football, Minggu (6/1/2013).
“Tidak ada rasis di Busto, hal yang menimpa Boateng kemarin adalah hanya sebagian kecil perlakuan orang-orang bodoh,” ucapnya.
Gattuso, yang saat ini bermain di klub Swiss, Sion ini juga menambahkan, “Perlakuan rasis terhadap kulit putih juga pernah saya rasakan. Tapi saya hanya menganggap itu hal yang tidak penting,” ujar Gattuso.
“Boateng pasti tersinggung. Tapi bagaimanapun, saya yakin Italia bukanlah Negara rasis. Itu hanya ulah orang-orang minoritas yang bodoh,” pungkasnya.
Aurora Pro Patria adalah sebuah klub Serie D Italia yang berasal dari kota Busno. Milan bertandang ke markas Pro Patria, Carlo Speroni, pada 1 januari 2013 dalam sebuah laga persahabatan.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.