Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kritik kepada De Gea Kecewakan Schmeichel

Fitra Iskandar , Jurnalis-Jum'at, 02 Maret 2012 |16:16 WIB
Kritik kepada De Gea Kecewakan Schmeichel
Anders Lindegaard dan David de Gea.(foto:Daylife)
A
A
A

MANCHESTER – David de Gea harus mengatasi tantangan berat di awal kariernya bersama Setan Merah. Jelas, bagi pemain manapun mengadu peruntungan di Theatre of Dream tidak akan pernah seindah namanya.
 
Siapapun bintang yang menghuni Old Trafford, mereka harus mau bekerja keras secara fisik dan mental karena The Red Devils memiliki sejarah panjang dengan status klub paling sukses di jagad Premier League dengan 19 gelar.
 
Para fans tidak akan rela melihat Setan Merah hanya nangkring di empat besar apalagi papan tengah dan terlihat medioker. Fans terlanjur percaya bahwa United adalah klub yang harus menang dalam setiap pertandingan.
 
Tidak heran David De Gea menerima banyak cercaan enam bulan pertama sejak kedatangannya dari Atletico Madrid musim panas lalu. Cercaan itu ia terima karena dinilai melakukan sejumlah blunder.
 
Orang memang terlanjur mematok standard tinggi untuk siapa saja yang diserahi tugas berada di bawah mistar gawang sebab mereka pernah memiliki seorang Peter Schmeichel dan Edwin van Der Sar. Tapi yang sering terlupakan beberapa pemain membutuhkan waktu untuk mencapai level yang diharapkan.
 
“Saya merasa kecewa dengan hujan kritik yang dia dapatkan karena saya kira negara ini memberikan kesempatan kepada siapapun. Tapi dia bisa mengatasi tekanan itu dengan baik dan saya senang dengan apa yang saya lihat di sana dalam pertandingan-pertandingan saat ini,” kata Schmeichel, seperti dikutip Goal, Jumat (2/3/2012).
 
Di awal musim, pelatih United Sir Alex Ferguson boleh dibilang memberikan banyak kesempatan lebih kepada De Gea dibanding kiper lain yang baru berlabuh di Old Trafford, Anders Lindegaard. Tapi Sir Alex nampaknya belum mantap, terbukti dia akhirnya memberikan menit bermain kepada Lindegaard di sejumlah pertandingan.
 
Namun De Gea perlahan mendapatkan kembali kepercayaan Ferguson.Hingga pekan ke-26, kiper 21 tahun ini mengantongi 17 penampilan, sedangkan Lindegaard delapan laga.
 
“Luar biasa orang menyamakannya dengan kehadiran pertama saya di Old Trafford. tentu saya mengalami masa sulit, tapi saya melakukan lima clean sheets dalam pertandingan pertama. Tapi itu masanya beda, dan timnya juga berbeda,” ujarnya lagi.
“Saya adalah salah satu pemain asing yang datang ke Premier League.Tapi tidak ada Twitter, dan orang tidak punya kesempatan melontarkan kritik begitu personal seperti sekarang,” imbuhnya soal kritik terhadap De Gea.
 
Pilar United 1991-1999, yang juga pernah bermain di rival sekota Manchester City ini, juga memuji performa kiper City, Joe Hart. Menurut dia kontribusi juniornya di City ini sangat besar membawa The Citizen ke posisi puncak klasemen saat ini.
 
“Joe Hart punya talenta segudang.Salah satu alasan mengapa City menjadi nomor satu saat ini karena Joe. City sudah melakukan hal istimewa, tapi saya kira sekarang mereka sedikit lebih tangguh.”

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement