Nemanja Vidic mengerang kesakitan usai dilanggar pemain FC Basel, Desember silam dan menyebabkan cedera panjang (Foto: Reuters)
MANCHESTER – Terdapat silang pendapat antara tim dokter dan medis Manchester United dengan tim dokter timnas Serbia soal kondisi Nemanja Vidic. Kedua pihak punya versi masing-masing dan membuat perkembangan informasinya kian tak jelas.
Menurut tim dokter United, Vidic sudah akan kembali merumput sebelum musim ini rampung, tepatnya bulan Mei mendatang. Tapi kepala tim medis timnas Serbia, Dejan Jovanovic, yang juga sempat menangani Vidic, sang pemain bakal lebih lama diparkir di luar lapangan.
Vidic memang amat ditunggu kehadirannya untuk kembali memimpin Setan Merah di Premier League dan Europa League. Vidic mengalami cedera berat di tiga bagian kakinya, yakni ligamen cruciate, lateral dan media. Cederanya itu didapatnya, akhir
Desember silam, usai United disingkirkan FC Basel dari Liga Champions.
Jovanovic yang kini tak lagi menangani Vidic, mengutarakan bahwa tim medis United enggan memberikan informasi yang sebenar-benarnya kepada tim dokter Serbia yang baru dan kepada publik.
“Saya sudah berbicara dengan tim dokter Serbia, hari Minggu lalu bahwa semua informasi medis Vidic disimpan tim dokter Manchester United, mereka menyimpannya dan tak bersedia memberikan info terbarunya,” ungkap Jovanovic kepada Sport 360, Selasa (21/2/2012).
“Akan tetapi, cedera seperti ini, membutuhkan waktu normal enam hingga sembilan bulan untuk pulih. Dia cedera di bulan Desember dan itu artinya dia harus istirahat hingga akhir musim,” tambah dokter yang sekarang menangani tim medis Al Wasl di Uni Emirat Arab tersebut.
Sementara sang pemain, meski sudah lama terkapar cedera, tapi mentalnya tetap terjaga. Antusiasmenya untuk kembali turun bermain, tak pernah pudar karena keras hatinya untuk cepat pulih.
“Nemanja sangat termotivasi dan sepertinya dia akan kembali di tahun ini. Tapi bulan Mei masih terlalu dini. Meski begitu, melihat antusiasme dan keinginannya yang besar, dia pasti akan kembali musim panas ini,” tutup Jovanovic.
(raw)