Luis Suarez (Foto: Daylife)
AMSTERDAM – Striker Liverpool Luis Suarez memang tengah menjadi sorotan atas perilakunya yang kontroversial di lapangan hijau, terutama setelah perseteruannya dengan bek Manchester United Patrice Evra.
Pelatih Ajax Amsterdam, Frank De Boer yang sempat menangani Suarez saat masih membela klub raksasa belanda itu sempat terkejut, karena dia mengetahui pemain internasional Uruguay itu adalah pribadi yang hangat.
Meskipun De Boer juga mengakui, Suarez merupakan pemain yang keras kepala. Dan Suarez adalah pemain yang sudah melakukan banyak hal untuk menjadi pemain seperti sekarang ini.
"Ini sedikit mengejutkan bagi saya, karena saya mengenal dia sebagai orang yang benar-benar hangat," kata De Boer seperti dilansir Goal, Kamis (16/2/2012). “Tapi dia adalah seorang pemenang dan pemain yang sangat bersemangat ketika peluit kick off berbunyi,” lanjutnya.
"Dia pria dari jalanan Uruguay. Dia selalu ingin menang dan melakukan banyak hal untuk mencapai itu. Kadang-kadang dia melakukan beberapa hal bodoh, seperti yang juga dia lakukan di Eredivisie,” papar mantan pemain Timnas Belanda ini.
"Dia juga dihukum untuk itu, dan saya berharap dia sekarang tetap tinggal di Liverpool. Tidak ada keraguan bahwa dia adalah pemain hebat," ujarnya.
Suarez menghabiskan kurang lebih satu bulan di bawah kepelatihan De Boer di Ajax dan De Boer juga tidak percaya bomber berusia 25 tahun itu adalah pemain yang rasis, meskipun mengakui dia salah karena tak menjabat tangan Evra di Old Trafford.
"Itu bukan hal yang bijaksana untuk dilakukan," tuturnya "Selalu ada dua sisi cerita., Tapi apa yang terjadi telah merugikan Suarez dan Liverpool,” tambahnya.
"Itu kesalahan besar dari dia dan dari Liverpool. Mereka tahu bahwa sesuatu seperti ini bisa terjadi, dan seharusnya dibahas sebelumnya. Hal-hal yang buruk bagi dirinya dan bagi klub,” terangnya.
"Saya tidak dapat membayangkan bahwa dia benar-benar mengatakan sesuatu yang rasis, dan saya sangat berharap bahwa dia tidak melakukannya," pungkasnya.
(win)