Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DR Minta Maman Minimalisir Blunder

Huyogo Simbolon (Koran Sindo) , Jurnalis-Selasa, 15 Maret 2011 |18:02 WIB
DR Minta Maman Minimalisir Blunder
F: Daniel Rukito & Umuh Muhtar (Koran SI)
A
A
A

BANDUNG – Pelatih Persib Bandung Daniel Roekito mengingatkan agar bek Maman Abdurrahman tidak mengulangi kesalahan atau blunder yang mengakibatkan kerugian tim. Daniel sudah mengutarakan tegurannya terhadap pemilik nomor punggung 5 bersama Maung Bandung itu.
 
“Maman sudah saya tegur dan dia mengakui kesalahan. Kurang berkomunikasi dengan penjaga gawang pada saat itu. Dia hanya berniat untuk membuang bola keluar,” beber Daniel kepada wartawan di Mes Persib, Selasa (15/3/2011).
 
Maman merupakan pemain yang mengakibatkan Persib dijatuhi hukuman penalti saat menghadapi pertarungan derby Jawa Barat menghadapi Pelita Jaya di Stadion
Singaperbangsa, Karawang, akhir pekan kemarin.
 
Maman semula berniat menghalau bola rendah hasil umpan silang Engelbert pada menit 51. Persib kala itu sedang unggul 1-0 dan harus menerima kenyataan 1-1 oleh gol eksekutor Juan Ramirez.
 
Beruntung Persib berhasil mencetak gol balasan melalui sundulan Abanda Herman sekaligus menghantarkan kemenangan dimana puluhan ribu bobotoh hadir di Stadion.
 
Lebih lanjut Daniel menuturkan, keinginan Maman untuk menghalau bola berdasarkan kemunculan pemain lawan yang berusaha mengejar jatuhnya bola. “Bola pada saat itu mengenai Agung sehingga Maman berada dalam kondisi sulit. Itu hanya reflek dari Maman,” bebernya.
 
Kesalahan fatal Maman atas kurangnya koordinasi dengan Markus Haris Maulana bukan kali pertama terjadi. Uniknya, Kiper berusia 30 tahun itu harus rela dagunya dijahit dengan 20 jahitan akibat terkena sepatu rekannya saat memperkuat Persib kontra tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Mandala Jayapura awal Februari lalu.
 
Di tim nasional, keduanya juga seolah kurang akur dalam berkomunikasi sehingga Daniel pernah mengingatkan agar para pemainnya jika dalam setiap momen untuk tidak melakukan kesalahan karena fatal bagi tim. Bila dikaitkan lebih lanjut, kesalahan yang tidak perlu bisa jadi karena dukungan suporter di Stadion. Persib selalu didukung penuh oleh suporternya baik dalam laga kandang maupun saat bermain di luar Bandung.
 
Daniel memperingatkan agar anak asuhnya berkonsentrasi penuh 90 menit untuk meminimalisir kesalahan fatal bagi tim. Selain Maman, hingga putaran kedua ini tercatat penyerang Hilton Moreira ditegur pelatih yang dikenal sebagai sosok ayah di luar lapangan.
 
Di sisi lain tekanan tim lawan kepada Persib memang cukup merepotkan barisan pertahananan. Pemain dapat lebih bersabar dan tenang. Dia menambahkan, para pemain dapat berkomunikasi terlebih jika para penonton mulai mengusik konsentrasi bermain.

(Azwar Ferdian)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement