JAKARTA - Dua tim Super League 2026-2027 belum pernah meraih kemenangan hingga pekan ketujuh. Kedua tim itu pun kini berada di zona degradasi.
Kedua tim itu adalah PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara. Saat ini, PSIM berada di urutan 17 dan Persijap di posisi buncit.
Hingga pekan ketujuh, PSIM Yogyakarta baru mengemas 2 poin dan sisa laga lainnya berakhir dengan kekalahan. PSIM baru mencetak 3 gol dan kebobolan 11 kali.
PSIM telah memecat Jean-Paul van Gastel pada pekan kelima karena cuma meraih 1 poin. PSIM pun menunjuk Guntur Cahyo Utomo sebagai caretaker. Pada laga pertamanya menjadi caretaker, PSIM Yogyakarta kembali menelan kekalahan. Sementara pada laga terakhir, PSIM bermain imbang 0-0 lawan Isenmulang Kalteng FC.
Persijap mengalami nasib serupa. Klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu cuma mampu 1 kali seri dan menelan 6 kekalahan.
Persijap cuma mampu mencetak 3 gol dan kebobolan 15 kali dari 7 laga. Manajemen pun sudah 2 kali mengganti pelatih.
Juan Cortes dipecat setelah 2 kali kalah beruntun pada laga pembuka musim ini. Ia digeser menjadi Direktur Teknik Persijap.
Sementara Mario Lemos yang ditunjuk sebagai pengganti juga mengalami nasib serupa. Ia dipecat setelah 2 kali kalah (vs Persib 1-2) dan (vs Bali United 1-6). Persijap kemudian menunjuk kembali Juan Cortes sebagai pelatih per 21 Oktober 2026.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.