MANTAN pemain Timnas Indonesia, Jhonny van Beukering, diskorsing 2,5 tahun Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) agar tidak berkecimpung di persepakbolaan Negeri Kincir Angin. Hukuman itu diberikan karena mantan penyerang Pelita Jaya itu kedapatan memukul pemain lawan di salah satu pertandingan amatir.
Jhonny van Beukering yang berstatus asisten pelatih klub amatir Belanda, GVVV, terpancing emosinya. Tanpa pikir panjang, pemegang tiga caps bersama Timnas Indonesia itu melepaskan pukulan ke rahang lawan yang bermain untuk klub amatir lain, IJsselmeervogels.

Akibat pukulan Jhon van Beukering, salah satu pemain IJsselmeervogels mengalami kerontokan gigi. Tak tanggung-tanggung, pemain IJsselmeervogels itu hilang tujuh ggi
Setelah hampir satu bulan dari kejadian (insiden terjadi September 2026), sang pemain sudah kembali berlatih. Sementara itu, Jhon van Beukering masih belum puas dengan hukuman yang diterima.
Bahkan klub Jhon van Beukering, GVVV, mencoba memberi pembelaan. Sayangnya, hukuman yang dijatuhkan Jhon van Beukering belum berubah sampai sekarang.
Jhon van Beukering sempat memiliki karier gemilang di Belanda. Ia pernah membela sejumlah klub Eredivisie seperti De Graafschap, NEC Nijmegen, Go Ahead Eagles hingga Feyenoord Rotterdam.
Efeknya, PSSI pun melakukan pendekatan dan menaturalisasi penyerang yang memiliki darah Indonesia tersebut pada 2012. Sayangnya saat dinaturalisasi, tubuh Jhonny van Beukering tak lagi proporsional.
Akibatnya, performa Jhonny van Beukering jauh dari kata baik. Kelar pensiun sebagai pesepakbola pada 2013, Jhony van Beukering sempat menjalani beberapa profesi.
Salah satu profesi yang dijajal Jhonny van Beukering adalah menjadi satpam di kelab malam. Sekarang harapannya, Jhonny van Beukering yang kini berusia 43 tahun mendapatkan banyak pelajaran dari kasus yang menerpanya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.