JAKARTA – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mendorong para pemainnya untuk merasakan kompetisi di Eropa. Saat ini, langkah tersebut tengah ditempuh Israr Megantara.
Souto nengatakan, kompetisi Eropa seperti Liga Spanyol memiliki tempo permainan jauh lebih cepat. Ia mengakui futsal di Indonesia semakin berkembang, tetapi masih di bawah level Benua Biru.

"Saya beri contoh: di sepakbola lokal mungkin klub terbaik adalah Persija Jakarta, Bali United, atau Persib Bandung. Namun, jika mereka harus berhadapan dengan Barcelona atau Real Madrid, tentu mereka akan mengalami kesulitan, bukan?" kata Souto, dikutip Sabtu (10/10/2026).
"Oleh karena itu, langkah terbaik adalah seperti yang dilakukan di sepakbola Indonesia sebelumnya terhadap Marselino Ferdinan dengan mengirimnya ke Eropa (Inggris). Pengalaman bermain di luar negeri bagi pemain lokal sangat penting," tambah pria asal Spanyol itu.
Souto menegaskan, bukan berarti kompetisi futsal di Indonesia lebih buruk ketimbang Spanyol dan Brasil. Tapi, di sana pemain sudah terbiasa hidup dalam ekosistem futsal yang matang.
Jika pemain Indonesia bermain di sana, mereka akan berlatih setiap hari bersama pemain Spanyol dan Brasil. Dengan begitu, proses adaptasi akan berjalan dengan lebih mudah.
"Mereka akan terbiasa dengan atmosfer tersebut, bermain lebih solid, dan berlatih lebih keras sehingga proses adaptasi berjalan lebih mudah. Inilah yang menjadi perhatian saya: kesenjangan itu nyata," kata Souto.