BORNEO FC secara luar biasa menahan juara bertahan Liga 1 Thailand, Buriram United, di laga pertama Grup A ASEAN Club Championship 2026-2027 yang berlangsung di Stadion Chang Arena, Rabu (7/10/2026) malam WIB. Setelah bermain 90 menit, skor sama kuat 0-0.
Hasil ini praktis menguntungkan Borneo FC. Di lima laga sisa fase grup, Pesut Etam -julukan Borneo FC- akan tiga kali main kandang dan dua kali tandang.
Buriram United langsung mengambil kendali permainan sejak awal pertandingan. Sementara itu, Borneo FC memilih bermain lebih bertahan untuk meredam tekanan tuan rumah.
Memasuki 10 menit pertandingan, lini belakang Borneo FC mendapat tekanan bertubi-tubi dari Buriram. Namun, pertahanan Pesut Etam mampu menjaga konsentrasi dan membuat serangan tuan rumah tidak menghasilkan gol.
Dua bek tengah Borneo FC, Christian Mhateus dan Iago Mendonca, tampil solid sepanjang babak pertama. Mendonca menjadi salah satu pemain yang mampu menjaga ketenangan lini belakang Borneo saat terus mendapat tekanan.
Borneo FC lebih banyak mengandalkan serangan balik karena kesulitan mengembangkan permainan. Namun, sejumlah upaya tersebut belum mampu membahayakan pertahanan Buriram United.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol. Setelah turun minum, Borneo FC tampil lebih berani dan mulai meningkatkan intensitas serangan.
Serangan balik yang dibangun tim asuhan Mauro Jeronimo mulai menghasilkan sejumlah peluang. Namun, upaya Borneo FC masih dapat dihentikan pertahanan Buriram yang tampil cukup disiplin.
Memasuki menit ke-70, Borneo FC mampu menjaga permainan tetap solid. Setidaknya tiga peluang berhasil diciptakan, sedangkan Buriram belum mampu menghasilkan peluang emas yang benar-benar membahayakan gawang Pesut Etam
Buriram kemudian melakukan tiga pergantian pemain yang dilakukan pelatih Mario Silva untuk mengubah jalannya pertandingan. Penguasaan bola yang sebelumnya lebih dominan menjadi lebih berimbang setelah Borneo FC mulai berani keluar dari tekanan.