Ya, hasil seri itu membuat Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi empat poin dari dua laga. Tapi, selisih gol pasukan Tan Cheng Hoe lebih baik yakni 3 (3-0) ketimbang Skuad Garuda yang hanya 2 (2-0).
Jamal Nasir sadar, kans Malaysia lolos ke final terbuka tapi harus melakoni laga hidup mati. Tekanan besar itulah yang berpotensi membuat Dion Cools dan kawan-kawan rawan melakukan kesalahan fatal.
“Andai menang, kans jadi juara grup akan lebih baik. Strategi terbaik harus dikerahkan dan pelatih tidak boleh memberi tekanan kepada pemain untuk menang dengan skor besar melawan Singapura,” papar Jamal Nasir.
“Bermain di bawah tekanan akan memperbesar kecenderungan membuat kesalahan, yang bisa menggagalkan kemenangan atas Singapura. Jadi, pendekatannya haruslah bermain secara natural dan mengincar kemenangan dengan sebanyak mungkin gol,” tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.