TURIN – AC Milan harus puas pulang dengan membawa satu poin setelah bermain imbang 1-1 kontra tuan rumah Juventus di pekan ketiga Liga Italia 2026-2027, pada Senin (7/9/2026) dini hari WIB. Pertandingan sengit ini berjalan ketat di mana Rossoneri –julukan AC Milan– sempat kesulitan menciptakan peluang matang sebelum akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-68.
Meski sempat memimpin lebih dulu melalui aksi pemain pengganti Alphadjo Cisse, gawang Milan akhirnya jebol jelang bubaran lewat tandukan Federico Gatti (90+2’). Hasil akhir ini sekaligus memutus rekor 100 persen kemenangan yang sebelumnya diukir oleh kedua tim di awal musim.
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, dengan sportif mengakui timnya sebenarnya tidak layak meraih kemenangan dalam lawatan tersebut. Juru taktik asal Portugal itu menilai Juventus tampil lebih baik dan sama sekali tidak pantas untuk menelan kekalahan.
Amorim menyoroti buruknya penguasaan bola skuad asuhannya serta kegagalan dalam menjaga fundamental dasar permainan sepak bola sepanjang pertandingan.
"Kami tidak pantas menang jika harus jujur, atau lebih tepatnya Juventus tidak pantas kalah, di mana kami mencoba memainkan gaya kami tetapi gagal menguasai bola dengan baik," ungkap Amorim seusai laga, dikutip dari Football Italia, Senin (7/9/2026).
Meski demikian, Amorim meminta publik untuk bersabar mengingat proses adaptasi skuad yang baru berjalan dua bulan di bawah kepemimpinannya.
"Kami memiliki kualitas individu, tetapi hal-hal sederhana seperti cara menerima dan mengoper bola adalah yang paling penting, dan hari ini kami tidak cukup baik," tambahnya.
Di balik hasil yang kurang memuaskan, sinar terang kembali ditunjukkan oleh penyerang muda berusia 19 tahun, Alphadjo Cisse. Pemain belia tersebut sukses mencetak gol penting yang sempat membawa Milan unggul lewat tembakan terarah ke gawang lawan.
Amorim menyambut positif perkembangan sang pemain, namun ia tetap mengingatkan agar semua pihak tidak terburu-buru memberikan tekanan berlebihan kepada pemain muda.
"Saya sangat senang dengan semua pemain dan ingin berhati-hati dengan pemain muda karena sekarang semua orang langsung memuji mereka terlalu cepat, padahal ia baru memulai kariernya," sambung Amorim.
Menatap laga-laga selanjutnya, Amorim menegaskan AC Milan tidak akan mengubah identitas permainan meski masih banyak aspek yang harus dibenahi. Ia menekankan pentingnya keberanian bergerak dan menguasai bola agar Milan bisa tampil jauh lebih kompetitif ke depan.
"Kami tidak akan mengubah cara bermain kami, tetapi jika ingin mempertahankan bola, kami harus lebih banyak bergerak dan lebih berani di lapangan," pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.