Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tetap di Bawah Naungan I League, PT LUI Matangkan Arah Baru Kompetisi Championship 2026-2027

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2026 |01:02 WIB
Tetap di Bawah Naungan I League, PT LUI Matangkan Arah Baru Kompetisi Championship 2026-2027
General Manager I League, Budiman Dalimunthe. (Foto: Andri Bagus/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – PT Liga Utama Indonesia (PT LUI) dipastikan tetap memegang peran sebagai operator resmi untuk kompetisi Championship musim 2026-2027. Meskipun demikian, badan hukum pengelola kompetisi ini berada di bawah naungan i.League atau PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

General Manager i.League, Budiman Dalimunthe, mengungkapkan PT LUI sebetulnya telah bertindak sebagai operator Championship sejak musim sebelumnya. Demi mematangkan operasional tersebut, PT LUI baru saja meresmikan agenda tahunan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Grand Sheraton Jakarta, Jakarta Selatan, pada Senin 24 Agustus 2026.

1. Pemisahan Badan Hukum

Budiman Dalimunthe menjelaskan PT LUI merupakan anak perusahaan dari PT LIB. Langkah pemisahan operator kompetisi ini ditempuh agar ajang Super League serta Championship dapat terkelola secara jauh lebih profesional dengan fokus bisnis yang berbeda.

"Tahun lalu dibentuk. Selama ini masih berinduk ke satu PT, PT Liga Indonesia baru. Perlahan nanti lebih mandiri dengan entitas bisnisnya terpisah. Jadi, perlahan terjadi pemisahan badan hukum (operator) Super League maupun Championship," kata Budiman Dalimunthe di Jakarta, dikutip Rabu (26/8/2026).

General Manager iLeague Budiman Dalimunthe (Andri Bagus)
General Manager iLeague Budiman Dalimunthe (Andri Bagus)

"Untuk RUPSLB tahunan semua agenda, baik agenda kegiatan, agenda bisnis, keuangan, disetujui oleh pemilik saham ya. Pemilik saham ada 21, PT Liga Indonesia Baru dan 20 klub yang kompetisi musim lalu," tambahnya.

Budiman menambahkan bahwa RUPSLB kali ini juga diselenggarakan akibat adanya dinamika pergeseran kepemilikan saham dari klub-klub peserta. Hal tersebut merujuk pada proses promosi dan degradasi antar-level kompetisi yang baru saja usai.

"Kemudian di RUPSLB setelah terjadi pergeseran kepemilikan saham, yang promosi kan pindah ke PT LIB, digantikan oleh tiga klub atau 3 yang degradasi dari Super League ke Championship," ucap Budiman.

 

2. Perombakan Jajaran Komisaris

Perubahan struktur keanggotaan klub otomatis berpengaruh pada komposisi manajemen. Proses transisi ini mencakup masuknya tim baru dari hasil degradasi Super League serta klub yang promosi dari ajang Liga Nusantara musim sebelumnya.

"Kemudian ada tiga klub juga yang degradasi dari Championship kemarin digantikan oleh tiga klub yang promosi dari Liga Nusantara. Nah, di RUPSLB juga disetujui beberapa agenda, di antaranya perubahan susunan komisaris," tutur Budiman.

Budiman merinci susunan Komisaris PT LUI kini diisi oleh Sadikin Aksa yang merangkap sebagai Direktur Komersial i.League, serta Amir Burhanuddin yang hadir sebagai perwakilan klub Championship, Deltras FC. Sementara itu, pucuk pimpinan eksekutif tetap dipercayakan kepada Ferry Paulus sebagai Direktur Utama dan Asep Saputra selaku Direktur Kompetisi.

“Kemudian disetujui juga agenda-agenda kegiatan, jumlah pertandingan, kegiatan-kegiatan lain dan juga aspek bisnisnya," ucap Budiman.

"Alhamdulillah semuanya sudah disetujui oleh 14 klub sebagai pemilik saham yang lama plus enam tim yang baru," tutupnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement