BANDUNG – Penyerang Persib Bandung, Ramon Tanque, menyayangkan laga kontra Manila Digger FC di Playoff AFC Champions League 2 2026-2027 harus digelar tanpa penonton. Menurutnya, hal itu bisa jadi pembelajaran.
Laga tanpa penonton bagian dari pelaksanaan sanksi disipliner AFC. Persib dihukum menggelar pertandingan tertutup karene insiden suporter masuk lapangan di laga AFC Champions League 2 2025-2026 melawan Ratchaburi FC.

Maung Bandung memilih menghormati keputusan dan regulasi AFC yang berlaku. Mereka akan menjadikan insiden itu sebagai pembelajaran. Karena digelar tertutup, venue duel pun dipindah.
Sebelumnya, laga Persib melawan Manila dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), tetapi akhirnya dipindah ke Stadion si Jalak Harupat. Pasalnya, arena yang terletak di Gedebage itu masih perawatan rumput.
"Mengenai bermain di stadion lain (SJH), saya rasa tidak akan banyak mengubah keadaan karena pintu stadion akan tertutup (tanpa penonton). Jadi, tidak akan ada suporter," ujar Ramon Tanque, dikutip dari laman resmi Persib, Senin (24/8/2026).
Pemain asal Brasil itu berharap kejadian masuknya oknum suporter tersebut tidak berulang lagi. Menurutnya, dukungan suporter, Bobotoh sangat penting untuk Persib agar tampil dengan semangat berlipat ganda.

Ramon Tanque mengatakan, tidak masalah akan bermain di SJH karena sudah mengenal karakter lapangan. Dalam turnamen pramusim Piala Presiden, timnya tiga kali bermain di sana.
"Biarlah itu menjadi pelajaran. Bobotoh sangat penting bagi kami karena mereka adalah dukungan utama kami, selalu ada memberikan semangat. Sangat krusial, keberadaan suporter yang terus mendukung kami," kata Ramon Tanque.
"Lagipula, belakangan ini kami juga selalu bermain di sana saat Piala Presiden, jadi kami sudah terbiasa bermain di stadion tersebut," tutupnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.