Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Persik Kediri Gagal Raih Hasil Positif dari Turnamen di Malaysia, Zanadin Fariz Yakin Ada Pelajaran Berharga

Cikal Bintang , Jurnalis-Minggu, 23 Agustus 2026 |03:03 WIB
Persik Kediri Gagal Raih Hasil Positif dari Turnamen di Malaysia, Zanadin Fariz Yakin Ada Pelajaran Berharga
Persik Kediri gagal meraih hasil positif dalam dua laga di Piala Gubernur Malaka (Foto: i.League)
A
A
A

PEMAIN Persik Kediri, Zanadin Fariz, tidak berkecil hati usai gagal meraih hasil positif dalam turnamen di Malaysia. Ia yakin ada pelajaran berharga di balik itu semua.

Persik mendapat undangan untuk tampil di Piala Gubernur Malaka yang berlangsung pada 14 dan 18 Agustus 2026. Tapi, mereka selalu kalah tanpa bisa mencetak gol.

1. Kalah Telak

Persik Kediri vs Arema FC. (Foto: Instagram/persikfcofficial)

Pada pertandingan pertama, Ezra Walian dan kawan-kawan takluk telak 0-4 dari Phnom Penh Crown yang merupakan salah satu klub papan atas Liga Kamboja. Persik kemudian kembali menelan kekalahan setelah menyerah 0-1 dari Jurong FC yang berkompetisi di Liga Singapura.

Hasil tersebut membuat Persik harus puas menempati posisi juru kunci turnamen. Meski demikian, kegagalan di Malaysia menjadi bahan evaluasi bagi skuad asuhan Marcos Reina sebelum menghadapi Super League 2026-2027.

Zanadin menilai turnamen tersebut memberikan pengalaman berharga bagi tim. Menurutnya, Persik dapat mengukur kesiapan skuad saat berhadapan dengan klub-klub dari kawasan Asia Tenggara.

"Turnamen yang sangat bagus bagi kami. Karena Persik Kediri melawan tim-tim kuat dari Asia Tenggara. Ini baik juga untuk para peserta yang akan berlaga di kompetisi negaranya," kata Zanadin dikutip dari laman resmi i.League, Minggu (23/8/2026).

 

2. Bahan Evaluasi

Semen Padang vs Persik Kediri di Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@persikfcofficial)

Mantan pemain Persis Solo itu juga menjadikan hasil minor di Malaysia sebagai bahan evaluasi. Menurut Zanadin, setiap pemain kini mengetahui aspek yang masih perlu diperbaiki sebelum kompetisi resmi dimulai.

"Ya, bagus untuk kami sebagai pemain. Tiap pemain tahu apa yang harus diperbaiki. Begitu juga bagi tim Persik. Kami harus lebih banyak komunikasi dan membangun chemistry antarpemain supaya siap bersaing di Super League nanti," ungkap Zanadin.

Persik kini memiliki waktu untuk memperbaiki berbagai kekurangan sebelum kompetisi Super League 2026-2027 bergulir pada awal September mendatang. Mereka akan bersua dengan Dewa United di laga perdana musim depan yang digelar pada 5 September 2026.

(Wikanto Arungbudoyo)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement