
Mantan pemain Arsenal itu melanjutkan, bila hanya melihat dari performa Kane di Bayern Munich, maka trofi bola emas tersebut layak diberikan. Tapi, sang juru gedor disebutnya kerap menghilang di laga penting.
“Kalau hanya berdasarkan capaian di Bundesliga, dia tentu saja jadi kandidat. Tapi di Liga Champions dan tim nasional, kapanpun ada momen sulit, dia selalu menghilang,” cibir Petit.
“Harry benar-benar hilang di leg II semifinal (Liga Champions 2025-2026) melawan PSG. Cerita yang sama di Piala Dunia. Startnya sangat kuat, tetapi dari perempatfinal, dia seperti kekurangan energi dan keberuntungan,” tandasnya.
Selain Kane, ada sejumlah nama yang masuk dalam kandidat Ballon dOr. Dua nama terkuat hadir dari Timnas Spanyol yakni Lamine Yamal dan Rodri yang sukses menjadi kampiun Piala Dunia 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.