HAJIME Moriyasu menargetkan gelar juara Piala Asia 2027 sebagai persembahan terakhirnya selaku pelatih Timnas Jepang. Selain itu, titel tersebut diyakini bisa membantu negaranya terus berkembang.
Seperti dikabarkan, Moriyasu resmi memperpanjang kontrak selama enam bulan. Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA) memberi durasi singkat karena kerja sama awalnya berakhir usai Piala Dunia 2026.
Alhasil, Moriyasu akan memimpin Timnas Jepang untuk terakhir kalinya di Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari. Setelah itu, posisinya digantikan Go Oiwa.
Berbicara untuk pertama kalinya sejak perpanjangan kontrak singkat itu, Moriyasu langsung mematok target tinggi. Ia mengaku akan tetap bekerja dengan pola pikir yang sama seperti biasanya.
“Entah itu empat tahun, dua tahun, setahun, atau enam bulan, pola pikir saya akan tetap sama dengan tujuan utama, Jepang juara Piala Dunia 2050,” tegas Moriyasu, disitat dari The Straits Times, Sabtu (25/7/2026).
Lebih lanjut, pria berusia 57 tahun tersebut berharap bisa membangun skuad yang mumpuni di Piala Asia 2027. Gelar juara dinilai akan bagus demi perkembangan Samurai Biru mencapai tujuan utamanya.
“Saya ingin membawa masa lalu, masa kini, dan masa depan secara bersama-sama, sembari membuat pilihan-pilihan terbaik untuk tim,” papar Moriyasu.