Di sisi lain, perjalanan Lionel Messi untuk menyamai rekor ini membutuhkan waktu yang sangat panjang. Pemain yang kini telah berpartisipasi dalam enam edisi Piala Dunia tersebut merasakan laga final pertamanya pada edisi 2014 di Brasil, yang berakhir pilu setelah Argentina takluk 0-1 dari Jerman di babak perpanjangan waktu.
Utang sejarah tersebut baru terbayar lunas delapan tahun kemudian pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Dalam salah satu partai final paling mendebarkan melawan Prancis, Messi tampil gemilang dan sukses mempersembahkan bintang ketiga bagi negaranya melalui drama adu penalti.
Kini, dua dekade setelah memulai debutnya di Piala Dunia saat masih berusia 18 tahun, La Pulga bersiap menjalani final ketiganya di Piala Dunia 2026. Laga penentu di Amerika Utara ini akan menjadi saksi apakah Messi mampu menutup pencapaian langkanya dengan torehan trofi juara atau tidak.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.