Memasuki paruh kedua, Kim Sang-sik melakukan perombakan massal dengan memasukkan barisan pemain cadangan dan nama-nama muda seperti Trung Kien, Van Do, Dinh Bac, hingga Gia Hung. Strategi ini terbukti jitu untuk menjaga kedinamisan permainan dari tekanan serangan balik cepat Gangwon FC.
Keputusan sang pelatih berbuah manis pada menit ke-75 ketika Dinh Bac melakukan aksi individu ciamik di area pertahanan lawan. Ia kemudian melepaskan umpan matang yang langsung disambar oleh Gia Hung menjadi gol penentu kemenangan 2-1 yang bertahan hingga laga usai.
Rentetan hasil positif di Korea Selatan ini menjadi sinyal bahaya bagi para pesaing Vietnam, terutama Timnas Indonesia, menjelang bergulirnya Piala AFF 2026 pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Terlebih, Vietnam datang ke turnamen tahun ini dengan menyandang status terhormat sebagai juara bertahan edisi 2024.
Kondisi ini tentu wajib diwaspadai oleh Timnas Indonesia yang tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Saat Vietnam sedang menggila, Skuad Garuda sendiri membawa misi besar untuk bisa merengkuh trofi juara pertama mereka setelah sebelumnya hanya mentok menjadi runner-up sebanyak enam kali.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.