Statement tersebut muncul setelah ada dugaan intervensi dari Pemerintah AS terhadap FIFA terkait pencabutan sanksi Balogun. Mereka meyakini keputusan itu akan merugikan serta merusak citra Piala Dunia.
“Ketika kepastian aturan tidak lagi dijamin oleh para penjaganya, integritas permainan dipertaruhkan dan kredibilitas kompetisi dirusak,” sergah UEFA.
“Demikian pula, keputusan tersebut menciptakan preseden dalam turnamen yang sedang berlangsung, di mana situasi serupa sekarang akan memerlukan perlakuan yang sama, yang merugikan kompetisi,” sambung mereka.
“Kami menyatakan ketidakpercayaan kami atas keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya, tidak dapat dipahami, dan tidak dapat dibenarkan tersebut,” tutup pernyataan resmi tersebut.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.