Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cape Verde Cetak Sejarah, Jadi Negara Terkecil yang Tembus Fase Gugur Piala Dunia!

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Sabtu, 27 Juni 2026 |10:40 WIB
Cape Verde Cetak Sejarah, Jadi Negara Terkecil yang Tembus Fase Gugur Piala Dunia!
Timnas Cape Verde lolos 32 besar Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)
A
A
A

HOUSTON — Kisah indah Tim Nasional (Timnas) Cape Verde di Piala Dunia 2026 resmi berlanjut. Negara kepulauan kecil di lepas pantai barat Afrika ini sukses mengukir sejarah emas sebagai negara dengan populasi terkecil (500.000 jiwa) yang berhasil lolos ke fase gugur Piala Dunia.

Kepastian ini didapat setelah tim berjuluk The Blue Sharks tersebut bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi di Stadion Houston, Texas, pada Jumat (26/6/2026) pagi WIB. Dengan koleksi tiga poin dari tiga hasil imbang di Grup H, Cape Verde finis sebagai runner-up di bawah Spanyol, dan resmi menantang sang juara bertahan, Argentina, di babak 32 besar yang akan digelar di Miami pada Sabtu 4 Juli mendatang.

1. Keajaiban Berlanjut

Lolos ke babak gugur dengan modal tiga kali imbang memang jarang terjadi, namun Cape Verde membuktikan kombinasi magis ini nyata. Sebelum menahan Arab Saudi tanpa gol, debutan Piala Dunia ini sudah membuat kejutan besar dengan menahan Raksasa Eropa, Spanyol (0-0), dan bangkit dari ketertinggalan untuk meraih hasil 2-2 melawan Uruguay.

Catatan unik tiga hasil imbang ini menyamai torehan bersejarah tim-tim seperti Wales (1958), Irlandia dan Belanda (1990), serta Cile (1998). Pahlawan besar di balik kukuhnya pertahanan Cape Verde tak lain adalah sang kiper veteran berusia 40 tahun, Vozinha.

Timnas Cape Verde lolos 32 besar Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)
Timnas Cape Verde lolos 32 besar Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)

Kiper yang mendadak viral hingga memiliki 16 juta pengikut di Instagram ini melakukan rentetan penyelamatan krusial. Vozinha menggagalkan sundulan tajam Mohamed Kanno di masa injury time babak pertama, menepis tendangan jarak jauh Mohammed Abu Al-Shamat di menit ke-66, hingga mengunci clean sheet dengan mementahkan peluang emas Abdullah Al-Hamdan pada menit ke-92.

Aksi heroik ini disaksikan langsung oleh 68.278 penonton di stadion, termasuk sang ibunda, Ana Candida Evora, yang menonton dari tribune mewah setelah sempat absen di laga melawan Spanyol akibat kendala visa.

Begitu sukses menahan Arab Saudi dan mendengar kabar kemenangan 1-0 Spanyol atas Uruguay di Guadalajara dikonfirmasi, tangis bahagia langsung pecah di skuad Cape Verde. Para pemain dan suporter berpelukan merayakan keberhasilan yang melampaui segala prediksi ini.

 

2. Sisi Lain Piala Dunia 2026

Di luar pesta pora kelolosan Cape Verde dan Spanyol, atmosfer Piala Dunia 2026 juga diwarnai dengan sisi humanis dan emosional dari para aktor lapangan hijau. Kabar kurang sedap datang dari megabintang Argentina, Lionel Messi, di mana sang ayah dilaporkan tengah mengalami masalah kesehatan di tengah bergulirnya turnamen.

Timnas Cape Verde lolos 32 besar Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)
Timnas Cape Verde lolos 32 besar Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)

Sementara itu, cerita perjuangan yang menyentuh hati juga datang dari penggawa Timnas Belgia, Jeremy Doku. Sang winger dikabarkan harus membagi fokusnya secara luar biasa antara membela negaranya di atas lapangan dengan perjuangan mendampingi sang istri yang tengah bertaruh nyawa dalam proses melahirkan buah hati mereka.

Nuansa emosional inilah yang membuat panggung Piala Dunia 2026 tidak hanya sekadar tentang taktik dan angka, melainkan juga tentang dedikasi dan pengorbanan hidup.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement