Tapi di mana posisi Josimar dalam semua ini?
Nah, petugas pendaftaran yang menangani permohonan ayah Vozinha di Tanjung Verde menolak nama Valdano untuk dijadikan inspirasi. Alasannya, nama asing tidak diizinkan. Sebagai gantinya, pilihan Ze Pedro berikutnya membawanya kepada seorang pemain berbahasa Portugis yang juga menjadi sorotan di Piala Dunia tersebut.
Josimar dari Brasil telah bersinar di turnamen tahun 1986, dengan gol-gol spektakuler melawan Irlandia Utara dan Polandia.
"“Orang-orang di Tanjung Verde cenderung mendukung negara-negara berbahasa Portugis seperti Brasil dan Portugal,” kata Vozinha.
“Kakek saya mendukung Brasil karena dia menyukai sepak bola, khususnya tim nasional yang selalu masuk terbaik di dunia. Pada akhirnya, itu semua tentang kecintaan pada sepak bola,” ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.