LOS ANGELES - Nama Damian Bobadilla mendadak bikin heboh. Gelandang timnas Paraguay itu resmi tercatat dalam sejarah Piala Dunia 2026, sebagai pencetak gol bunuh diri pertama di turnamen bergengsi tersebut.
Ironi pahit itu terjadi di Stadion SoFi, Inglewood, Los Angeles, pada menit ke-7 laga pembuka Grup B antara Amerika Serikat kontra Paraguay. Di saat jutaan pasang mata baru saja memulai petualangan menonton Piala Dunia, Bobadilla justru menorehkan catatan yang tak akan mudah ia lupakan sepanjang kariernya.

Kronologi gol naas ini berawal dari skema serangan Amerika Serikat yang dimotori Christian Pulisic. Bola mengalir ke sektor kanan pertahanan Paraguay, memaksa Bobadilla turun membantu lini belakang. Niatnya baik: menutup celah, menghalau bahaya.
Namun takdir berkata lain. Saat bola bergulir ke arahnya, sentuhan kaki Bobadilla justru mengubah arah bola secara fatal, ya meluncur deras ke sisi kiri gawang Paraguay sendiri. Kiper Orlando Gill tak bisa berbuat apa-apa. Gol. Amerika Serikat unggul 1-0 bahkan sebelum laga benar-benar memanas.
Bukan sekadar gol pertama Amerika Serikat di pertandingan itu, ini adalah gol bunuh diri pertama yang tercatat dalam sejarah Piala Dunia 2026 secara keseluruhan dan nama Bobadilla yang tertera di catatan resmi FIFA.
Bobadilla sejatinya bukan pemain sembarangan. Ia merupakan salah satu pemain andalan Paraguay sejak menjalani debut internasionalnya pada 2024. Dalam 19 penampilan bersama La Albirroja, ia bahkan telah menyumbang satu gol — sebuah gol yang tentu jauh lebih ia banggakan dibanding rekor yang baru saja ia catatkan.
Bobadilla mengawali karier profesionalnya di Cerro Porteño, klub kebanggaan Paraguay, sebelum hengkang ke Brasil untuk memperkuat Sao Paulo sejak 2024. Kepindahan itu menjadi bukti nyata kualitasnya yang diakui di level Amerika Selatan.
Kini di panggung Piala Dunia pertamanya, sang gelandang harus menanggung beban psikologis yang tidak ringan.